Tips Agar Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Tips Agar Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Cara menjaga kebugaran tubuh penting dilakukan siapa saja. Terlebih, di jaman pandemi, cara menjaga kebugaran tubuh menjadi suatu keharusan. Meski kini angka positif Covid-19 terasa melandai, masyarakat selalu tak boleh lengah.

Cara menjaga kebugaran tubuh terhitung bakal menghindar penyakit dan persoalan kebugaran jangka panjang. Saat ini begitu banyak ragam risiko persoalan kebugaran begitu banyak menghantui. Gaya hidup tidak sehat meningkatkan risiko penyakit tidak menular kritis layaknya diabetes, jantung, dan stroke.

BACA JUGA:
5 Gaya Hidup Sehat Ini Bakal Ngetren di Tahun 2022, Yuk Diikuti DrZuhdy.com
Menurut International Diabetes Federation (IDF), Indonesia kini berada didalam standing berhati-hati diabetes. Menurut Rikesdas 2018, setidaknya 15 dari 1000 orang, atau kira-kira 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung. Ini sebabnya penting menerapkan cara menjaga kebugaran tubuh.

Cara menjaga kebugaran tubuh mampu dilakukan di rumah, di daerah kerja, di sekolah, dan saat bepergian. Berikut cara menjaga kebugaran tubuh, dirangkum Liputan6.com dari WHO dan Healthline, Selasa(05/10/2021).

Makan makanan sehat

Pastikan konsumsi gabungan makanan yang berbeda, terhitung buah, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian. Dengan cara menjaga kebugaran tubuh ini, Anda bakal mengurangi risiko kekurangan gizi dan penyakit tidak menular (PTM) layaknya diabetes, penyakit jantung, stroke dan kanker.

Kurangi konsumsi garam dan gula

Kelebihan natrium bakal meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyebab penyakit jantung dan stroke. Di sisi lain, konsumsi gula didalam kuantitas terlalu berlebih meningkatkan risiko kerusakan gigi dan penambahan berat badan yang tidak sehat. Kurangi asupan garam menjadi 5g per hari, setara bersama dengan kira-kira satu sendok teh. Pada orang dewasa dan anak-anak, asupan gula bebas wajib dikurangi hingga tidak cukup dari 10% dari total asupan energi. Ini setara bersama dengan 50g atau kira-kira 12 sendok teh untuk orang dewasa.

Kurangi asupan lemak

Lemak yang dikonsumsi wajib tidak cukup dari 30% dari total asupan energi. WHO menganjurkan untuk mengurangi lemak bosan hingga tidak cukup dari 10% dari total asupan energi; mengurangi lemak trans hingga tidak cukup dari 1% dari total asupan energi; dan mengganti lemak bosan dan lemak trans menjadi lemak tak jenuh.

Lemak tak bosan yang lebih disukai ditemukan terhadap ikan, alpukat dan kacang-kacangan, dan terhadap bunga matahari, kedelai, kanola dan minyak zaitun; lemak bosan ditemukan didalam daging berlemak, mentega, minyak kelapa sawit dan kelapa, krim, keju, ghee dan lemak babi; dan lemak trans ditemukan didalam makanan yang dipanggang dan digoreng, dan juga makanan mudah dan makanan yang dikemas.

Hindari pemanfaatan alkohol

Tidak ada tingkat aman untuk minum alkohol. Mengkonsumsi alkohol mampu sebabkan persoalan kebugaran layaknya masalah mental dan perilaku, terhitung ketergantungan alkohol, PTM utama layaknya sirosis hati, beberapa jenis kanker dan penyakit jantung, dan juga cedera akibat kekerasan dan kecelakaan di jalan.

Hindari merokok

Cara menjaga kebugaran tubuh sesudah itu adalah menjauhi rokok. Merokok tembakau sebabkan PTM layaknya penyakit paru-paru, penyakit jantung dan stroke. Tembakau membunuh tidak hanya perokok langsung tapi apalagi non-perokok lewat paparannya. Jika saat ini Anda seorang perokok, belum terlambat untuk berhenti.

Aktif bergerak

Aktivitas fisik didefinisikan sebagai tiap-tiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang butuh pengeluaran energi. Ini terhitung olahraga dan kegiatan yang dilakukan saat bekerja, bermain, laksanakan pekerjaan rumah tangga, bepergian, dan terlibat didalam kegiatan rekreasi.

Orang dewasa berusia 18-64 tahun wajib laksanakan setidaknya 150 menit kegiatan fisik intensitas sedang sepanjang minggu. Tingkatkan kegiatan fisik intensitas sedang menjadi 300 menit per minggu untuk kegunaan kebugaran tambahan.

Periksa tekanan darah secara rutin

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, disebut sebagai silent killer. Ini gara-gara banyak orang yang menderita hipertensi bisa saja tidak memahami persoalan ini gara-gara bisa saja tidak mempunyai tanda-tanda apa pun. Maka dari itu, penting memeriksakan tekanan darah rutin didalam cara menjaga kebugaran tubuh. Jika tekanan darah tinggi, dapatkan wejangan dari petugas kesehatan. Ini terlalu penting didalam pencegahan dan pengendalian hipertensi.

Lakukan tes rutin

Melakukan tes rutin merupakan cara menjaga kebugaran yang penting untuk memahami standing kesehatan. Ini terlebih penting untuk memahami indikasi HIV, hepatitis B, infeksi menular seksual (IMS), dan tuberkulosis (TB). Mengetahui standing kebugaran bermakna Anda bakal memahami cara untuk konsisten menghindar penyakit ini.

Lakukan vaksinasi

Vaksinasi adalah tidak benar satu cara yang paling efektif untuk menghindar penyakit. Vaksin bekerja bersama dengan pertahanan alami tubuh untuk membangun pemberian terhadap penyakit layaknya kanker serviks, kolera, difteri, hepatitis B, influenza, campak, gondok, pneumonia, polio, rabies, rubella, tetanus, tipus, dan demam kuning.

Tutup mulut saat batuk atau bersin

Penyakit layaknya influenza, pneumonia dan TBC ditularkan lewat udara. Ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, agen infeksi mampu ditularkan ke orang lain lewat tetesan udara. Ketika terasa batuk atau bersin datang, pastikan sudah menutup mulut bersama dengan masker wajah atau pakai tisu lantas membuangnya bersama dengan hati-hati. Jika tidak mendapatkan tisu, tutuplah mulut bersama dengan siku.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.